Minggu, 01 September 2013

BJ Habibie Orang tercerdas di Indonesia,tercerdas kedua di dunia mengalahkan Albert Einstein (Orang-orang tercerdas didunia)

BJ Habibie Orang tercerdas di Indonesia tercerdas kedua di dunia

Oke kali ini kita akan bahas salah satu fisikawan terkenal kita,dia bahkan memberi rancangan untuk sayap pesawat terbang dan karena jasanya setiap orang sekarang bisa terbang dengan selamat,dia bahkan akan dikenang sepanjang masa, siapa dia ?,jika kalian jawab bapak BJ habibie, jawaban kalian tepat.Sudah bukan Zamannya lagi orang yang kaya dan punya harta berlimbah dimasa depan akan tenar dan memiliki pamor,dunia sekarang bertolak dari kemampuan Fikir dan intelejensi,artinya setiap orang di tuntuk untuk mampu berfikir dan memiliki kecerdasan yang memadai untuk mengahadapi zaman yang senantiasa berubah,puncak dari semua kerja keras kita sekarang ini,saya tidak mengada-ngada bicara,tapi kenyataannya memang semua kini berpusat pada pendidikan dan kecerdasan,orang yang sepenuhnya cerdas dan tangkap seakan memiliki jaminan yang lebih baik dibanding orang yang kaya tapi ilmunya dibawah rata-rata.
Siapa Yang tidak kenal bapak Habibie khususnya orang pare-pare tuh tempat kelahirannya bapak Habibie.
IQ itu dia sobat yang menjadi tolak ukur ekarang,semua paraktis tertuju pada tingkat atau jumlah IQ untuk Pak habibie sendiri IQ nya itu 200, nah dari situ dan dari jumlah IQ nya mantan presiden kita ini hanya menyisakan satu orang diperingkat teratas sobat namanya Kim Un YOng, dari sejumlah orang ber IQ tinggi yang masih hidup sampai sekarang, yang kontroversial juga tentang Leonardo Da Vinci sang pelukis Monalisa yang digadang-gadang meiliki IQ 250 tapi sebagian pihak mengatakan IQ nya hanya 150 saja.
Tapi dari semua manusia ber IQ dan berintelejnsi tinggi saat ini bapak Habibie salah satunya yang masih hidup dan makmur tentunya,karena yang lain sudah wafat dan meninggalkan sejumlah penemuan maupun dasar serta rumus yang masih dipake hingga sekarang.


berikut saya tambahkan tentang Orang-orang tercerdas didunia setelah di tes IQ

1.Leonardo da Vinci Universal Genius,asal Italy, IQ 220
2.Johann Wolfgang von Goethe — Germany 210
3.Gottfried Wilhelm von Leibniz — Germany 205
4.Emanuel Swedenborg — Sweden 205
5.William James Sidis — USA 250
6.Kim Ung-Yong — Korea 210  (BJ.Habibie setelah Kim Ung Yong 200+)
7.Thomas Wolsey Politician England 200
8.Hugo Grotius Writer Holland 200
9.Sir Francis Galton Scientist & doctor England 200
10.John Stuart Mill Universal Genius England 200
11.Christopher Langan Bouncer & scientist & philosopher USA 195
12.Sarpi Councilor & theologian & historian Italy 195
13.George H. Choueiri A.C.E Leader Lebanon 195
14.Blaise Pascal Mathematician & religious philosopher France 195
15.Ludwig Wittgenstein Philosopher Austria 190
16.Phillipp Melanchthon Humanist & theologian Germany 190
17.PierreSimon de Laplace Astronomer & mathematician France 190
18.Philip Emeagwali Mathematician Nigeria 190
19.William Pitt (the Younger) Politician England 190
20.Voltaire Writer France 190
21.Albrecht von Haller Medical scientist Switzerland 190
22.George Berkeley Philosopher Ireland 190
23.Garry Kasparov Chess player Russia 190
24.Sir Isaac Newton Scientist England 190
25.Friedrich von Schelling Philosopher Germany 190
26.Arnauld Theologian France 190
27.Bobby Fischer Chess player USA 187
28.Marilyn vos Savant Writer USA 186
29.Galileo Galilei Physicist & astronomer & philosopher Italy 185
30.Joseph Louis Lagrange Mathematician & astronomer Italy/France 185
31.Ren Descartes Mathematician & philosopher France 185
32.Lord Byron Poet & writer England 180
33.David Hume Philosopher & politician Scotland 180
34.John H. Sununu Chief of Staff for President Bush USA 180
35.James Woods Actor USA 180
36.Madame de Stael Novelist & philosopher France 180
37.Charles Dickens Writer England 180
38.Thomas Chatterton Poet & writer England 180
39.Alexander Pope Poet & writer England 180
40.Buonarroti Michelangelo Artist, poet & architect Italy 180
41.Benjamin Netanyahu Israeli Prime Minister Israel 180
42.Arne Beurling Mathematician Sweden 180
43.Baruch Spinoza Philosopher Holland 175
44.Johannes Kepler Mathematician, physicist & astronomer Germany 175
45.Immanuel Kant Philosopher Germany 175
46.Robert Byrne Chess Player Irland 170
47.Johann Strauss Composer Germany 170
48.Hypatia Philosopher & mathematician Alexandria 170
49.Richard Wagner Composer Germany 170
50.Andrew J. Wiles Mathematician England 170
51.Sofia Kovalevskaya Mathematician & writer Sweden/Russia 170
52.Dr David Livingstone Explorer & doctor Scotland 170
53.Donald Byrne Chess Player Irland 170
54.Martin Luther Theorist Germany 170
55.Judith Polgar Chess player Hungary 170
56.Plato Philosopher Greece 170
57.George Friedrich H?ndel Composer Germany 170
58.Raphael Artist Italy 170
59.Felix Mendelssohn Composer Germany 165
60.Truman Cloak — – 165
61.JohnLocke Philosopher England 165
62.Ludwig van Beethoven Composer Germany 165
63.Charles Darwin Naturalist England 165
64.Carl von Linn Botanist Sweden 165
65.Johann Sebastian Bach Composer Germany 165
66.James Watt Physicist & technician Scotland 165
67.Friedrich Hegel Philosopher Germany 165
68.Wolfgang Amadeus Mozart Composer Austria 165
69.Jola Sigmond Teacher Sweden 161
70.Dolph Lundgren Actor Sweden 160
71.Bill Gates CEO, Microsoft USA 160

72.Albert Einstein Physicist USA 160


73.George Eliot (Mary Ann Evans) Writer England 160
74.Paul Allen Microsoft cofounder USA 160
75.Nicolaus Copernicus Astronomer Poland 160
76.Joseph Haydn Composer Austria 160
77.Benjamin Franklin Writer, scientist & politician USA 160
78.James Cook Explorer England 160
79.Stephen W. Hawking Physicist England 160
80.Sir Clive Sinclair Inventor England 159
81.Honor de Balzac Writer France 155
82.Anthonis van Dyck Artist Belgium 155
83.Miguel de Cervantes Writer Spain 155
84.Ralph Waldo Emerson Writer USA 155
85.Rembrandt van Rijn Artist Holland 155
86.Jonathan Swift Writer & theologian England 155
87.Sharon Stone Actress USA 154
88.John Quincy Adams President USA 153
89.George Sand Writer France 150
90.Rousseau Writer France 150
91.Jayne Mansfield — USA 149
92.H. C. Anderson Writer Denmark 145
93.Bonaparte Napoleon Emperor France 145
94.Richard Nixon Ex-President USA 143
95.Hjalmar Schacht Nazi officer Germany 143
96.Adolf Hitler Nazi leader Germany 141
97.Shakira Singer Colombia 140
98.Hillary Clinton Ex-President wife USA 140
99.Geena Davis Actress USA 140
100.Jean M. Auel Writer Canada 140
Tambahan:
Madonna Singer USA 140
Thomas Jefferson President USA 138
John Adams President USA 137
Bill(William) J. Clinton President USA 137
Arnold Schwarzenegger Actor Austria 135
Al Gore Politician USA 134
Jodie Foster Actor USA 132
Nicole Kidman Actor USA 132
Muamar Khadafi Indonesia 130
Abraham Lincoln President USA 128
George W. Bush President USA 125
Andrew Jackson President USA 123
George Washington President USA 118
John F. Kennedy Ex-President USA 117
Ulysses S. Grant President USA 110



Nah itu dia sobat Orang-orang tercerdas didunia, sekarang berapa IQ kalian siapa tau bisa nyaingin Bapak Bj Habibie kita ???

Jumat, 17 Mei 2013

Kewajiban Menuntut Ilmu


Di era sekarang ini dunia pendidikan, sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini ditandai dengan munculnya berbagai predikat sekolah, munculnya banyak lembaga bimbingan belajar, tempat kursus, dan lain-lain. Pernahkah kamu berfikir bagaimana pandangan Nabi Muhammad SAW yang hidup kira-kira 1500 tahun yang lampau tentang pendidikan, baik menyangkut tentang kewajiban menuntut ilmu? Kapan dan di mana umat Islam diwajibkan menuntut ilmu. Sebaiknya kita ikuti pembahasan selengkapnya mengenai hadits tentang menuntut ilmu berikut ini.

Hadits Nabi saw Tentang Menuntut Ilmu 
Hadits tentang salah satu Fungsi ilmu
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ ْالآخِرَةِ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ  وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ   رواه الطبراني

Artinya,’Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, mak ia harus memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kehidupan akhirat maka itupun harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka itupun harus dengan ilmu.” (HR. Thabrani)

Hadits tentang hukum menuntut ilmu
   
 طَلَبُ اْلعِلْمِ فَرِيْضِةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ
رَوَاهُ ابْنُ عَبْدُالْبَر
    Artinya :
    Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi muslimin dan muslimat”(HR. Ibnu Abdil Bari)
Kewajiban mencari ilmu itu tidak memandang batasan usia, melainkan seumur hidup. Sabda Nabi SAW
أُطْلُبُ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْْدِ 
رواه مسلم
  Artinya,     “Carilah ilmu itu sejak dari ayunan sampai masuk ke liang lahat”(HR. Muslim)
Menuntut ilmu itu harus mau bersusah payah, karena ilmu itu harus dicari di mana saja,  sekalipun sangat jauh tempatnya dan banyak rintangannya, seperti sabda Nabi SAW :
أُطْلُبُواالْعِلْمَ وَلَوْ بِالصّيْنِ - رَوَاهُ عَبْدُالْبَر
       Artinya ,
             “Carilah ilmu itu walau di negeri Cina”.(HR. Abdul Bar)

Etika menuntut ilmu
تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ  رَواهُ الطَّبْرَانِيْ
Artinya,”Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” (HR Tabrani)
Keutamaan menuntut ilmu Banyak hadits Nabi SAW yang mengungkapkan keutamaan / fadhilah menuntut ilmu, diantaranya sebagai berikut :
Dimohonkan ampun dosanya oleh semua makhluk
عَنْ أَنَسٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ قَالَ :  قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم طَلَبُ اْلعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ، وَإِنَّ طَالِبَ اْلعِلْمِ يَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ شَيْ حَتَّى ألْحِيْتَانَ فِي الْبَحْرِ - رواه ابن عبد الرّحْمَن
   ِArtinya,“Dari Anas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda: menuntut ilmu itu  wajib atas setiap orang Islam, karena sesungguhnya semua (makhluk) sampai binatang-binatang yang ada di laut memohonkan ampun untuk orang yang menuntut ilmu”. (H.R. Ibnu Abdurrahman)

Dimudahkan jalan masuk surga
عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ”.- رواه مسلم
Artinya, “Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w bersabda: Barang siapa yang menempuh perjalanan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga”. (H.R. Muslim)

Digolongkan sebagai orang yang jihad fi sabilillah
مَنْ خَرَجَ فِيْ طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِيْ سَبِيْلِ الله حَتَّى يَرْجِعَ - رَوَاهُ التِّرْمِذِي
Artinya,” Siapa yang keluar (dari rumah) dalam (keadaan) menuntut ilmu, maka ia itu termasuk fi sabilillah sampai ia kembali/pulang.” (HR. Turmudzi)

Penjelasan Hadits Ilmu itu sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan ilmu manusia dapat mengetahui segala hal termasuk mengetahui  kebesaran dan kekuasaan Allah, sehingga dengan begitu manusia dapat selalu dekat dengan Sang Maha Penciptanya. Karena dengan ilmu itu manusia dapat mengetahui kedudukannya di hadapan Allah dan bagaimana ia harus berbuat. Disamping itu, dengan ilmu pula manusia dapat mengetahui rahasia – rahasia ciptaan Allah, sehingga ia dapat melaksanakan fungsi- fungsi kekhalifahannya di bumi, yakni memanfaatkannya untuk kesejahteraan hidup manusia di dunia dan di akhirat. Karena itu dalam hadits di atas Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita,” jika manusia ingin mendapatkan kehidupan yang baik di dunia hendaknya diraih dengan ilmu, jika menginginkan kehidupan yang baik di akhirat hendaknya dengan ilmu, dan jika menginginkan kedua-duanya juga hanya bisa diraih dengan ilmu.”
Mengingat pentingnya ilmu itu, hadits di atas menjelaskan bahwa menuntut ilmu sangat diwajibkan bagi setiap orang Islam tanpa terkecuali, baik laki-laki, perempuan, tua maupun muda. Menuntut ilmu disini mengandung makna yang sangat luas, yaitu mencari ilmu pengetahuan melalui proses belajar, baik melalui bimbingan orang lain (guru) maupun secara mandiri atau otodidak. Belajar secara mandiri dapat dilakukan dengan membaca, mengamati dan mempelajari suatu ilmu tanpa bantuan orang lain (guru). Tetapi harus diingat, tidak semua ilmu itu dapat dipelajari secara sendiri. Hal itu di samping karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki individu itu sendiri sehingga butuh bantuan orang lain yang lebih ahli, juga dikarenakan adanya ilmu yang dalam mempelajarinya harus melalui bimbingan guru / mursyid, terutama dalam belajar membaca Al-qur’an, aqidah dan ubudiyah.
Kewajiban menuntut ilmu bagi setiap umat Islam itu berlaku sepanjang hayat atau dikenal dengan istilah long life education. Dalam hadits tersebut, Rasulullah memerintahkan untuk menuntut ilmu  sejak masih dalam ayunan / buaian (ibu) sampai  ke liang lahat (meninggal). Sehingga hanya kematianlah yang mampu menghentikan kewajiban seorang muslim dalam menuntut ilmu. Dengan demikian, dalam menuntut ilmu tidak ada istilah “sudah tua”. Boleh saja pendidikan formal lewat bangku sekolah atau kuliah telah selesai, tetapi kegiatan belajar kepada siapapun dan dimanapun harus tetap dilaksanakan hingga akhir hayat, baik di keluarga, pengajian di masjid, majlis-majlis taklim, dan lain sebagainya.
Sejalan dengan itu, Islam memang tidak membatasi tempat di mana kita harus mencari ilmu. Dimanapun keberadaan ilmu, Islam memerintahkan untuk mencarinya, sekalipun sampai ke negeri Cina sebagaimana ditegaskan dalam hadits di atas, yaitu “ carilah ilmu meskipun sampai ke negeri  Cina”. Hadits tersebut juga mengisaratkan bahwa menuntut ilmu itu harus mau bersusah payah. Betapa tidak ? Coba renungkan ! Perjalanan dari Tanah Suci ke Cina saat itu dapat berlangsung berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, serta banyak rintangan yang harus dilalui seperti badai gurun pasir, banyaknya penyamun, sulitnya membawa perbekalan, dan belum lagi sulitnya memenuhi keperluan hidup selama belajar di rantau, karena saat itu belum ada sarana pengiriman uang lewat wesel atau tansfer lewat Bank maupun barang lewat kiriman paket seperti sekarang. Tentu perintah Rasulullah SAW tersebut baru dapat terlaksana bila yang bersangkutan mempunyai kebulatan niat yang kuat, keuletan yang tinggi, punya sifat kemandirian, dan kerja keras. Sehingga melalui pesan hadits itu seolah-olah Rasulullah SAW  ingin berpesan kepada kita semua bahwa belajar itu harus didasari oleh niat yang kuat, keuletan, kemandirian, dan kerja keras atau mau bersusah payah dan tidak manja. Karena itu pula dalam hadits di atas Rasululllah SAW menyejajarkan kedudukan orang yang menuntut ilmu  sama dengan orang yang sedang jihad fisabilillah.
Selain niat yang kuat, ulet, mandiri, dan kerja keras, hal lain yang tidak boleh dikesampingkan dalam menuntut ilmu adalah hormat dan berlaku baik kepada guru sebagaimana yang tersebut dalam sabda Rasulullah SAW di atas. Menurut Imam Az-Zarnuji dalam Kitab “Ta’limul Muta’allim” salah satu penyebab tidak manfaatnya ilmu yang dimiliki oleh para generasi sekarang adalah kurang tawadhu’ atau kurang hormatnya siswa kepada guru. Indikasi tidak bermanfaatnya ilmu itu adalah ilmu yang dimilikinya itu tidak mampu mendekatkannya kepada Allah dan tidak melahirkan kepatuhan kepada-Nya, bahkan semakin menjauhkannya dengan Allah, serta tidak dapat mendatangkan kemanfaatan bagi orang banyak, bahkan sebaliknya acapkali merugikannya. Akibatnya seperti yang dapat kita lihat di negeri ini, banyak orang pinter yang pada akhir karirnya tidak selamat akibat olahnya sendiri. Na’udzu billahi min Dzalika. Sebaliknya seorang yang manfaat ilmunya, ia akan memiliki kemantapan iman serta patuh dan tawadhu’ kepada Allah. Firman Allah SWT :
وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَيُؤْمِنُوا بِهِ فَتُخْبِتَ لَهُ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَهَادِ الَّذِينَ آمَنُوا إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ [٢٢:٥٤]  
Artinya,“Dan agar orang-orang yg telah diberi ilmu meyakini al-Qur’an itulah yang hak (petunjuk yang benar) dari Tuhanmu, lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepada-Nya.” (QS.al-Hajj/22: 54).
Hadits di atas juga menerangkan tentang berbagai keutamaan yang diberikan Allah SWT kepada orang yang mau menuntut ilmu, diantaranya diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT karena semua makhluk di dunia ini termasuk semua binatang yang hidup di lautan memohonkan ampun kepadanya,  dimudahkan jalan baginya oleh Allah SWT jalan menuju surga, serta dinaungi dan dimuliakan oleh malaikat dengan mau meletakkan sayapnya untuk jalan orang yang menuntut ilmu.
Selain itu Allah juga akan mengangkat derajat orang yang  beriman dan berilmu lebih tinggi beberapa derajat daripada orang yang tidak berilmu. Dalam sebuah hadits disebutkan, bahwa  Nabi Muhammad SAW memberikan perumpaan keutamaan seorang yang alim (berilmu) dengan seorang abid (ahli ibadah) itu diperumpamakan perbandingannya antara bulan dengan bintang. Perumpamaan Nabi tersebut sangat masuk akal, sebab seorang yang alim itu  memiliki ilmu yang manfaatnya tidak terbatas hanya bagi dirinya, tetapi juga dapat dirasakan bagi orang lain, baik  melalui pengajaran yang diberikan atau membaca karya tulisnya. Sedangkan ibadahnya abid manfaatnya terbatas hanya pada  dirinya. Disamping itu, ilmu pengaruhnya tetap abadi dan lestari selama masih ada orang yang memanfaatkannya, meskipun sudah beberapa ribu tahun. Seperti temuan para ilmuwan Muslim pada zaman dahulu hingga sekarang masih terus dimanfaatkan orang. Berbeda dengan amal ibadah, seperti melakukan shalat, puasa, zakat, haji, dan sebagainya juga mendapatkan balasan pahala oleh Allah, akan tetapi semua ini segera berakhir dengan berakhirnya pelaksanaan dan kegiatan sang pelakunya. Seperti penjelasan hadits Nabi Muhammad yang sudah sangat populer di kalangan umat Islam, yaitu jika anak Adam meninggal dunia, semua amalnya terputus kecuali tiga hal: shadaqah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang selalu mendo’akan kedua orang tuanya.

Dalam Al-Qur`an Allah juga berulang-ulang menegaskan akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.  Allah juga mengingatkan kepada manusia untuk berfikir dan merenungkan, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui.

Rabu, 01 Mei 2013

Makna Hari Pendidikan Nasional bagi Bangsa : Sebuah opini

Hardiknas, 2 Mei 2013




2 Mei, tanggal itu menjadi tanggal yang sangat bermakna bagi kalangan siswa, guru, dan mereka yang merasakan manfaat dari pendidikan. Pendidikan bagi sebagian kalangan menjadi hal yang biasa, dan sebagian lainnya menganggap sebagai hal yang sangat luar biasa. Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh mutu pendidikan di suatu bangsa tersebut, ungkapan itulah yang mungkin harus kita resapi lebih jauh.
Makna mendidik, kini sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian pendidik masa kini. Hal ini dibuktikan adanya sebagian tenaga pendidik yang hanya menjalankan tugasnya untuk menghabiskan bahan ajar sesuai waktu yang ditentukan dalam RPP mereka (baca: Rencana Pokok Pengajaran). Ada sebagian guru/dosen yang hanya memberikan materi tanpa melakukan proses “pendidikan”. Ada ungkapan bahwa, Mendidik Bukan sekedar Mengajar, hal ini hendaknya perlu untuk dimaknai. Bahwa kegiatan yang namanya mendidik, bukanlah hanya sekedar mengajar dan menyampaikan materi, namun ada pesan moral yang harus senantiasa disipkan dalam setiap proses pembelajaran. Seperti halnya pembelajaran kelompok, pesan moral dalam kerja kelompok adalah, siswa dididik untuk dapat bekerja bergotongroyong, saling membantu satu sama lain, dan mampu memiliki jiwa kebersamaan. Terkadanga hal tersebut kurang dimaknai oleh sebagian tenaga pendidik kita.
Adanya fenomena tersebut, pemerintah telah berupaya dengan memberikan kebijakan-kebijakan yang akan mengarahkan tenaga pendidik untuk menjadi insan pembaharu, pembentuk generasi bangsa. Dengan sistim pendidikan yang ada, pemerintah mencoba untuk semakin meningkatkan mutu pendidikan di negara kita tercinta ini. Berbagai kebijakan tentang pendidikan, dan tenaga kependidikan telah banyak dilahirkan oleh jajaran pemerintahan.
Satu diantara kebijakan baru-baru ini adalah kebijakan Sertifikasi Guru dan Dosen. Kebijakan ini menuntuk tenaga pendidik untuk dapat bekerja lebih professional di bidangnya. Kini, tenaga pendidik dituntut untuk senantiasa mengembangkan ilmunya seiring perkembangan jaman. Hal ini ditempuh melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan sebagainya. Walaupun di lapangan tidak sedikit diantara mereka melakukannya dengan terpaksa, karene tuntutan profesi mereka. Tak sedikit pula diantara mereka yang menempuh jalan pintas dengan membeli penelitian orang lain untuk kepentingan sertifikasi mereka.
Kesadaran masing-masing individu tenaga pendidik memang harus dibangun perlahan-lahan demi kemajuan pendidikan bersama. Mereka akan dihargai oleh murid-murid mereka jika mereka dapat menjadikan diri mereka sebagai tauladan bagi anak didik mereka. Guru atau Dosen yang layak ditauladani akan lebih dihormati oleh anak didik mereka.
Penghormatan murid kepada gurunya tak lagi seperti dulu. Jaman telah berubah, entah apa yang terjadi, apakah hal ini pengaruh dari sistem pendidikan baik secara kecil maupun nasional, ataukah memang bangsa kita belum siap dengan terpaan teknologi yang menerpa dari berbagai sendi kehidupan kita?
Makna hari pendidikan  adalah hari sebagai titik balik semangat memajukan pemikiran bangsa terhadap berbagai terpaan kemajuan teknologi yang akan semakin menggeser khasanah budaya, jika kita terlambat untuk memberikan pendidikan yang tepat kepada generasi bangsa kita.
Masih sempatkah kita memikirkan bahwa apa yang kita ajarkan, apa yang kita lakukan, akan berimbas pada nasib bangsa kelak? Sebagai Pendidik kita tidak hanya bertanggungjawab kepada kepala sekolah, atau rektor, namun sebagai pendidik kita juga bertanggungjawab kepada Tuhan sebagai pembentuk moral generasi manusia…

Senin, 15 April 2013

Jadwal Ujian Nasional 2012/2013

MTs Bandar Alim Jungpasir

Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran

UN: Senin, 22 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Indonesia
UN Susulan: Senin, 29 April 2013
2
UN: Selasa, 23 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Inggris
UN Susulan: Selasa, 30 April 2013
3
UN: Rabu, 24 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
UN Susulan: Rabu, 1 Mei 2013
4
UN: Kamis, 25 April 2013
07.30 – 09.30
Ilmu Pengetahuan Alam
UN Susulan: Kamis, 2 Mei 2013


SMA dan MA Indonesia Wilayah Barat dan Timur
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran
Program
IPA
Program
IPS
Program Bahasa
MA Program Keagamaan
1.
UN
Senin, 15 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa
Indonesia

 
Bahasa Indonesia

UN Susulan
Senin, 22 April 2013

2.
UN
Selasa, 16 April 2013

 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Fisika
 
 
Bahasa
Inggris
 
Ekonomi
 
 
Bahasa
Inggris
 
Bahasa Asing
 
 
Bahasa Inggris

 
Tafsir
 
 
Bahasa Inggris

UN Susulan
Selasa, 23 April 2013
3.
UN
Rabu, 17 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
Matematika
Matematika
Matematika
UN Susulan
Rabu, 24 April 2013
4.
UN
Kamis, 18 April 2013
 
07.30 – 09.30
 
 
10.30 – 12.30
 
Kimia
 
 
Biologi

 
Sosiologi
 
 
Geografi

 
Antropologi
 
 
Sastra Indonesia
 
Fikih
 
 
Hadis

UN Susulan
Kamis, 25 April 2013

Jadwal UN SMK Indonesia Wilayah Barat dan Timur
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran

UN: Senin, 15 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Indonesia
UN Susulan: Senin, 22 April 2013

UN: Selasa, 16 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Inggris
UN Susulan: Selasa, 23 April 2013

UN: Rabu, 17 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
UN Susulan: Rabu, 24 April 2013

Jadwal UN SMALB Indonesia Wilayah barat dan Timur
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran

UN: Senin, 15 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Indonesia
UN Susulan: Senin, 22 April 2013

UN: Selasa, 16 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Inggris
UN Susulan: Selasa, 23 April 2013

UN: Rabu, 17 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
UN Susulan: Rabu, 24 April 2013

Jadwal UN Program Paket C Indonesia Wilayah Barat dan Timur
No.
Program
Hari
Tanggal
Jam
Mata Ujian
Periode I
Periode II
1.
Paket C
IPS
Senin
15 April 2013
01 Juli 2013
13.30 – 15.30
 
16.00 – 18.00
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Selasa
16 April 2013
02 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Sosiologi
Geografi
Rabu
17 April 2013
03 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Ekonomi
Bahasa Inggris
Kamis
18 April 2013
04 Juli 2013
13.30 – 15.30
Matematika
2.
Paket C
IPA
Senin
15 April 2013
01 Juli 2013
13.30 – 15.30
 
16.00 – 18.00
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Selasa
16 April 2013
02 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Biologi
Kimia
Rabu
17 April 2013
03 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Fisika
Bahasa Inggris
Kamis
18 April 2013
04 Juli 2013
13.30 – 15.30
Matematika
3.
Paket C
Kejuruan
Senin
15 April 2013
01 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Selasa
16 April 2013
02 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Matematika
Bahasa Inggris

SMP, MTs, dan SMPLB
No
Hari dan Tanggal
Jam
Mata pelajaran

UN: Senin, 22 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Indonesia
UN Susulan: Senin, 29 April 2013

UN: Selasa, 23 April 2013
07.30 – 09.30
Bahasa Inggris
UN Susulan: Selasa, 30 April 2013

UN: Rabu, 24 April 2013
07.30 – 09.30
Matematika
UN Susulan: Rabu, 1 Mei 2013

UN: Kamis, 25 April 2013
07.30 – 09.30
Ilmu Pengetahuan Alam
UN Susulan: Kamis, 2 Mei 2013

Paket B/Wustha
No.
Hari
Tanggal
Jam
Mata Ujian
Periode I
Periode II
1.
Senin
22 April 2013
01 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
2.
Selasa
23 April 2013
02 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Ilmu Pengetahuan Sosial
Matematika
3.
Rabu
24 April 2013
03 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Ilmu Pengetahuan Alam
Bahasa Inggris
Paket A/Ula
No.
Hari
Tanggal
Jam
Mata Ujian
Periode I
Periode II
1.
Senin
6 Mei 2013
01 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
2.
Selasa
7 Mei 2013
02 Juli 2013
13.30 – 15.30
16.00 – 18.00
Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Pengetahuan Alam
3.
Rabu
8 Mei 2013
03 Juli 2013
13.30 – 15.30
Matematika

Untuk Jadwal UN SMA/MA/SMALB/SMK/Paket C Indonesia Wilayah Tengah (11 Provinsi) 

SD/MI
No.
Jenis UN
Hari dan Tanggal
Pukul
Mata Pelajaran
1.
UN
Senin, 6 Mei 2013
08.00 – 10.00
Bahasa Indonesia
UN Susulan
Senin, 13 Mei 2013
2.
UN
Selasa, 7 Mei 2013
08.00 – 10.00
Matematika
UN Susulan
Selasa, 14 Mei 2013
3.
UN
Rabu, 8 Mei 2013
08.00 – 10.00
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
UN Susulan
Rabu, 15 Mei 2013

Siap

Siap